Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Thursday, 11 June 2015

AZIZAH Tetaplah Bintang

Azizah KDI tetap menjadi bintang di hati warga Maumere, NTT. Azizah tetap menjadi pemenang dalam ajang dangdur MNCTV. Azizah adalah bunga yang harum semerbak di setiap insan pendukungnya. Meski gagal menjadi kampiun, Azizah tetaplah sang juara. Juara yang telah menyatukan ribuan penduduk Kabupaten Sikka. Juara yang telah memporakporandakan sekat-sekat perbedaan. Juara yang telah menyatukan keanekaragaman di Nusa Bunga.


Kekecewaan sempat meenyelinap ketika Azizah secara mengejutkan berada di urutan ke-dua. Perasaan marah merasuk di jiwa pendukungnya ketika SMS yang dikrim di blokir hingga mendekati penutupan kiriman SMS baru dibuka. Sungguh aneh ketika baru di grand final terjadi indikasi kecurangan, sms untuk mendukung Azizah di sabotase, demikian umpatan para pendukung Azizah di Maumere.

Yang lebih mengherankan bagi pendukung Azizah adalah ketika para pendukung Azizah mencoba mengirim Sms untuk mencoba pemblokiran juga terjadi di Mahesya namun SMS yang dikrim sama sekali tidak terhambat alias normal.

Akibat kiriman yang terhambat, rating tertinggi SMS yang sempat dipegang Azizah di telikung Mahesya. Lebih tragisnya lagi, ketika aliran sms mulai normal, pendukung Azizah hanya dberi jedah waktu setengah jam untuk mengirim sms. Setelah waktu tersebut, keempat host KDI langsung menutup kesempatan dukungan. Alhasil sms untuk Azizah pun tidak maksimal. Pendukung Azizah sangat kecewa.

Sepanjang gelaran KDI, tercatat Azizah hanya tiga kali tersingkir dari nomor satu. Sedangkan Mahesya sama sekali tidak pernah menduduki urutan pertama. Tentu saja, indikasi kecurangan sangat terasa terjadi ketika di partai grand final, sms untuk Azizah terblokir sedangkan Mahesya nomal. Dan di partai final, Mahesya pertama kai dalam ajang KDI ini berada di urutan pertama. Sungguh aneh!

MESKI kalah dan tidak menjadi Kampiun KDI, Azizah tetaplah sang pemenang. Di lapangan Kota Baru Maumere dimana PanitiA Sukses Azizah mengadakan Nobar Dukung Azizah terjadi kekecewaan mendalam. Namun pesta kembang api dan music DJ Vicky from Kupang tetap berlangsung meriah untuk sang bintang dari Nusa Bunga.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Wednesday, 6 May 2015

Azizah Bawa Payung Hitam di 20 Besar

Kontes Final KDI 2015 kembali dibuka malam ini, Rabu (5/5/2015). Dua puluh konstenat akan kembali menunjukan kebolehannya, memperlihatkan kembali kepiwaian mereka berolah vokal. Azizah Maumere, idola baru Flobamora juga akan kembali naik pentas. Mayoret SMK Yohanes 23 Maumere ini melaju ke Babak 20 Besar Kontes Final KDI 2015 yang disiarkan MNCTV setiap malam, Senin-Jumat. Seteah bawakan tembang Jawa Anoman Obong, malam ini Azizah kembali membawakan lagu berahasa Indonesia.
Azizah Maumere kembali naik pentas membawakan lagu berjudul Payung Hitam. Tembang Dangdut tersebut dipopulerkan oleh Iis Dahlia. Vokal Azizah akan kembali diuji dengan tembang bernada sedih.

Di Maumere, gelaran nonton bareng terus diadakan. Selain Nobar Dukung SMS Bagi Azizah di eks Pasar bOngkar, di sejumlah tempat di wilyaha Kabupaten Sikka masyarakat membebntang layar nobar. Dukungan tersebut mengalir dari berbagai lapisan warga untuk mendukung perjuangan Azizah di pentas KDI.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Berta Balas Dikritik

Kritikan Berta, salah satu juri Kontes Final KDI 2015 kepada Azizah menuai berbagai kecaman. Pendukung Azizah di jejaring sosial semacam facebook emndaratkan berbagai ungkapan penyesalan atas ucapan Berta. Mereka menilai figur profesional seorang Berta tidak layak memberi kritikan secara pedas. Harusnya Berta memberi kritikan yang membangun serta memotivasi konstentan. Bukannya menjatuhkan peserta dengan kalimat yang tidak enak didengar. Mereka menilai para konstena masih sangat muda dan butuh bimbingan dari seniornya.

Aney Sakipoetry D'chantall menuis "cukup kasih masukan aja kayak Mbak Ike. Gak usah ngata-ngatain orang nyanyi kayak teriak maling. Megu Azizah eew.

"Azizah menyanyi bukan teriak2. Memang itu sudah karakter seorang Azizah. Setiap orang itu punya karakter suara masing2. Jadi saya rasa ini perlu di pahami oleh para juri. Tidak seperti juri pada umumnya yg tau menjaga perasaan orang. Kontestan itu di beri masukan yg baik bukan membuat mereka malu diatas panggung, demikian tulis facebookers lainnya Kevin Nelson.

Lain lagi facebookers bernama Febriano Paskalio Pasdano, pendukung berat Azizah ini mengatakan Orang NTT khususnya MAUMERE berbicara saja suaranya kaya orang bertengkar, lantas harus 100% bisa membawakan Lagu JAWA dengan 'gaya' Jawa yang utuh.....???? Coba Bertha minta orang Jawa bawakan Lagu Maumere secara utuh, pasti sebaliknya. Jadi Pasdano meminta kepada Berta agar memberikan koment yang ‪menSUPORT‬. Karena menurutnya rata-rata Kontestan KDI itu tidak seumur Bertha, mereka masih butuh ‪BIMBINGAN‬ bukan ‪PENILAIAN‬.

Ada lagi akun dengan nama Bussu Betty yang memberi komentar bahwa ikan koi dan teriak maling itu penghinaan bukan penilaian atau kritikan... memang penampilan Azizah kurang smpurna tapi tidak harus langsung dimentahkan begitu saja.

"Kritikan yang membangun itu harus menggunakan bahasa yang bisa dicernah akal sehat. Tapi kalau sampe bilang mengap-megap kaya ikan koi, seperti teriak maling, atau seperti kerupuk digantung ma' bukan KRITIKAN tapi sebuah HUJATAN, Kita harus bisa membedakan itu, demikian sambung Pasdano dikomentar lainnya.

demikian beberapa komentar para facebookers kepada Berta. Sebenarnya masih sekitar ratusan orang yang turut memberikan kritikan kepada Berta baik secara status pribadi maupun di grup-grup facebook.

Meski kecaman mengalir namun sejumlah pendukung Azizah lainnya menilai kritikan BERTA merupakan masukan yang membangun untuk pengembangan karakter Azizah kedepannya.

www.inimaumere..com
Selengkapnya...

Azizah Menuju Babak 20 Besar!

Babak 22 Besar Kontes Final KDI 2015, Selasa (5/5/2014) malam, kemballi meloloskan Azizah Maumere. Putri kebanggaan Flobamora tersebut setapak maju ke babak selanjutnya yakni 20 besar. Pada penampilannya yang disiarkan MNCTV, Azizah membawakan tembang berbahasa Jawa berjudul "Anoman Obong". Di atas pentas Azizah tampak tenang membawakan lagu yang dipopulerkan Waljinah dengan penuh penghayatan. Namun pihak juri terutama Berta menilai, penampilan Azizah seperti orang yang sedang teriak.

Kritikan pedas Berta tidak menyurutkan dukungan bagi dara asal Maumere. Meski sempat terperosok ke posisi 5, di akhir kontes kembali Azizah menujukan kepada Indonesia bahwa dukungan bagi dirinya tidak pernah surut. Hasil akhir poling menunjukan posisi Azizah tidak tergoyahkan. Azizah kembali di urutan pertama.

Kepada Berta yang mengatakan bahwa dirinya bernyanyi seperti orang teriak, Azizah mengaku bahwa lagu tersebut baru dipelajari dua hari sebelumnya. Apalagi lagu tersebut lagu berbahasa jawa Namun Berta tidak berkompromi dengan tetap memberikan kritikan yang pedas.

Hasil poling tersebut membawa siswi SMK Yohanes 23 Maumere lolos ke babak 20 besar. Azizah kembali beradu suara malam ini, Rabu (6/5/2015). Setiap malam akan ada dua konstentan tersingkir. Kontes Final KDI berlangsung setiap malam, dari hari senin hingga jumat.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Tuesday, 5 May 2015

Mama Virginsia Naik Pentas KDI


Di tengah meriahnya pentas Kontes Final KDI 2015, mata pemirsa dikejutkan hadirnya seorang wanita yang mengenakan pakaian adat Sikka. Tentu saja kehadiran wanita tersebut mengusik mata penonton. Bukan saja karena pakaian adat Sikka yang begitu unik, namun kesahajaannya membuat ribuan penonton di eks Pasar Bongkar Maumere tersenyum. Di depan tv mama tersebut mengenalkan dirinya bernama Virginsia. Siapakah dia sehingga tiba-tiba saja berada di pentas KDI?

Kehadiran Mama Virginsia di studio MNCTV yang menggelar Kontes KDI merupakan bentuk dukungan nyata warga Kabupaten Sikka kepada Azizah. Mengenakan pakaian adat khas Sikka dengan anggunnya dia memperkenalkann dirinya berasal dari Maumere kepada pemirsa. 

Tidak itu saja, Virginsia juga digojlok Kriwil bernyanyi menirukan suara Kriwil. Alhasil Denada langsung naik pentas dan menobatkan Mama Virginsia sebagai juara dalam kontes yang diikuti pendukung konstentan lain.

Rupanya kehadiran Mama Viginsia punya cerita. Kehadirannya di Jakarta adalah dalam rangka mengikuti Pameran Tenun Ikat, Tarian dan Musik Daerah di Museum Tekstil Tanah Abang, Jakarta.  Bersama 22 rekannya dari Sanggar Watu Bo Watublapi pimpinan Daniel David mereka berangkat ke Jakarta demi tugas mulia mengenalkan Maumere. 

Di waktu luangnya, Mama Virginsia memanfaatkannya untuk mendukung Azizah dengan nonton langsung Final KDI 2015 di Studio MNCTV. Kehadiran beliau ternyata menarik pihak MMCTV.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Panitia Sukses Azizah Terus Geber Nobar

Panitia Sukses Azizah, sebuah komunitas pendukung Azizah di Maumere hingga saat ini terus gencar melakukan kegiatan Nonton Bareng di setiap penampial Azizah di panggung KDI 2015. Nonton Bareng dengan tajuk Galang Dukungan SMS untuk Azizah dimaksud untuk menggalang sejumlah dukungan SMS dari berbagai lapisan warga Kabupaten Sikka. Harapannya agar posisi Azizah tetap berada di level aman selama di KDI. Demikian dikatakan Tonce Fernandez, Ketua Pantia Sukses Azizah. Nonton bareng yang digelar selama ini mendapat dukungan penuh dari para musisi dan seniman serta para sponsor pendukung di Maumere.

Seperti dalam pantauan inimaumere, nonbar yang telah berlangsung lima kali tersebut mengundang ribuan penonton. Bahkan lapangan eks Pasar Bongkar di Jalan Eltari tidak mampu menampung ribuan pendukung Azizah di penampilannya yang ke-2.

Panitia Sukses Azizah pernah memindahkan Nobar di Stadion Samador pada penampilan yang ke-3 dan ke-4. Di tempat tersebut, ribuan pendukung Azizah tetap melanjutkan dukungan dengan nonton bareng bersama. Namun di hari berikutnya, yakni Jumat 1 Mei 2015, nobar sedikit terkendala hujan. Namun mendekati pukul21.00 wita, pendukung Azizah kembali meramaikan pentas nobar.

Di nobar ke-5 penampilan Azizah, gelaran nobar dipindahkan kembali ke lapangan eks Pasar Bongkar yang beralamat di Jalan Eltari. Pemindahan lokasi tersebut atas beberapa pertimbangan panitia dan masukan dari para pendukung Azizah. Dalam konteks tersebut, para musisi dan seniman setuju agar lokasi nobar diposisikan kembali ke eks Pasar Bongkar.

Nonton bareng selama ini, lanjut Tonce Fernandez, diramaikan gebyar hiburan musik dari sejumlah seniman, artis dan musisi Maumere tanpa dibayar. Setiap lima hari dalam seminggu minggu nonton bareng akan terus gencar dilakukan selama Azizah masih bertahan.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Azizah Pertahankan Posisi Satu

Azizah Maumere kembali meraih hasil SMS dengan poling tertinggi di pentas Kontes Final KDI 2015 yang disiarkan MNCTV tadi malam, Senin 4 Mei 2015. Hasil tersebut merupakan hasil tertinggi yang diperoleh Azizah lima kali berturut-turut. Dukungan warga NTT di seluruh Indonesia dalam bentuk sms mengangkat gadis kelahiran Maumere ini terus berada di posisi satu. Azizah saat ini memasuki babak 22 Besar Kontes KDI. Setiap senin hingga jumat dua peserta akan gugur hingga akan diperoleh satu juara. Dialah bintang KDI 2015.

Penampilan Azizah di layar MNCTV semalam mendapat kritikan dari para juri. Membawakan lagu berjudul "Tersisih", Berta cs menilai Azizah tidak maksimal menyanyikannya dengan baik.  Bahkan Berta tidak segan mengatakan bahwa penampian Azizah jauh dibawah standar..Kritikan Berta bukan hanya pada Azizah. Beberapa konstentan lainya juga tidak luput dari kritikan.

Hasil sementara saat itu menunjukan posisi Azizah  berada di posisi 2. Namun di akhir pentas, posisi Azizah melejit ke puncak dan kembali berada di posisi pertama seperti di 4 babak sebelumnya.


www.inimaumere.com
Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---