Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Wednesday, 2 December 2015

Mengapa Harus Ke Pangabtang

Pangabatang/foto Barry Kusuma
Pulau ini termasuk pulau mungil yang masih asri. Jarak selatan utara sangat dekat. Bahkan kita bisa menjelajahi pulai ini keseluruhan tak sampai sejam dengan jalan kaki. Pulau pasir yang kerap muncul menjadi pesona lainnya dari Pangabatang. Sunset dan sunrise yang mempesona, terumbu karang di beberapa titik. Jarak ke Pulau Babi yang tidak jauh untuk melihat kecantikan panorama lainnya. Ketika musim angin tenang, air lautnya nampak bening menghanyutkan.

Di bagian barat terdapat perumahan warga keturunan Bajo yang menggunakan bahasa Sikka dan bahasa Bajao sebagai bahasa sehari-hari, ada bayak pohon untuk berteduh sembari bersantai membakar ikan dan lainnya, Pangabatang merupakan salah satu destinasi yang paling menark di Gugus Teluk Maumere.

Akses:

Bisa lewat Pesisir Maumere atau lainnya, namun ongkos sewa kapal akan mahal karena jarak.
Akses yang biasa dilakukan lewat pesisir Nangahale di Kec. Talibura. Disini ada dermaga kapal nelayan dan penumpang.

Jarak tempuh rata-rata 45 menit tergantung kecepatan kapal. Biasanya harga sewa kapal ke Pangabatang Rp 300-400 ribu rupiah pp, tergantung besar kecil kapal. Ada yg meminta Rp 500 ribu, pandailah memilah. Kapal sewa biasa berada di sekitar dermaga.

Kapal yang digunakan dihitung sewa kapal bukan perpenumpang. Misalnya harga kapal diatas ter
masuk berpergian seharian, berangkat pagi pulang sore, atau siang pulang magrib. Harga diatas dihitung rombongan yang pergi.

Jangan pergi disaat bulan-bulan angin kencang, misalnya desember hingga maret, selain gelombang tinggi, banyak sampah bawaan ombak di pesisir pantai, Gelombang yang besar terasa kurang nikmat berpiknik, awan ditutupi mendung. Sunset terhalang.

Siapkan bekal dari darat karena di Pangabatang tidak ada kios atau supermakert.

Jika beruntung di perjalanan sore saat pulang, kita akan di iringi rombongan lumba-lumba di sisi kiri kanan kapal, Atraksi semburan ikan paus juga kadang muncul di perairan Pangabatang.

Pangabatang yang saat ini kerap muncul di televisi sepertinya masih belum mendapat perhatian lebih, terutama kenyamanan bepergian. Kapal-kapal yang kita gunakan menuju Pangabatang sebagian besar merupakan kapal pencari ikan yang disulap menjadi kapal penumpang turis.

Maka nikmatilah perjaanan sembari berharap pemerintah mengelolah destinasi ini dengan lebih serius, salah satunya menyiapkan kapal penumpang wisata khusus melayani perjalanan trip wisata bahari dengan harga sewa yang sudah ditentukan..selamat menikmati..!

Pulau Pangabatang foto by Barry Kusuma​

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Monday, 30 November 2015

FTM 2016 Bagian dari Promosi Keindahan Bawah Laut Maumere

 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka Gelar Festival Teluk Maumere
Bupati Kabupaten Sikka, Drs. Yos Ansar Rera mengatakan pada tahun 2016 Pemda Sikka melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka akan meluncurkan kegiatan berbasis event, yakni: FESTIVAL TELUK MAUMERE TAHUN 2016 (FTM 2016). FTM 2016 bertujuan mempromosikan keindahan alam Taman Wisata Laut Teluk Maumere, yang menjadi destinasi unggulan pertama yang tercatat dalam masterplan pengembangan pariwisata Kab. Sikka, RIPPARDA.

Bupati saat konferensi pers yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Sikka, Kantor Bupati Sikka, Jalan Eltari Maumere menambahkan, FESTIVAL TELUK MAUMERE 2016 terdiri atas beberapa paket program atau kegiatan yang diluncurkan pada hari Selasa tanggal 10 November 2015 dan memuncak pada 6 – 11 Juli 2016.

Menuju FTM 2016 tersebut, beberapa kegiatan pendahuluan dilakukan untuk mendukung momentun FTM 2016, seperti:

1.Selasa, 10 November 2015: peluncuran eventFestival Teluk Maumere 2016, bertempat di Pusat Jajanan dan Cendera Mata (PJC); dan Seminar Tenun Ikat Sikka, bertempat di Aula Mardiwiyata.

2.Rabu, 11 November 2015: Pagelaran Tenun Ikat Sikka, yang menampilkan 1000 penenun dalam aktivitas menenun, bertempat di halaman Kantor Bupati, Jln. El Tari;dan Lomba Fashion Show 
Busana Tenun Ikat Kabupaten Sikka, di tempat yang sama.

3.Mei 2016: Kampanye Sadar Wisata; dan Penanaman Anakan Mangro
4.Juni 2016:Tourism Rally menelusuri obyek-obyek wisata Kabupaten Sikka
5.Juni 2016:Pentas Seni Budaya dan Konser Musik Etnik Kabupaten Sikka.

6.Rabu 6 Juli 2016 s/d Senin 11 Juli 2016: diselenggarakan Lomba Foto Bawah Laut Internasional, dengan kategori: 
a.DSLR WHITE (Digital Single Lens Reflexion) 
b.DSLR Micro 
c.Pocket White 
d.Pocket Micro 
e.Konservasi

Lomba tersebut di atas memperebutkan total hadiah Rp. 400.000.000 (empat ratus juta rupiah) Bagi Peserta Lomba disiapkan paket tour gratis ke obyek wisata Kabupaten Sikka dan Taman Nasional Danau Kelimutu.

Peminat Lomba dapat mendaftarkan diri melalui:
1. Facebook : festival teluk maumere
2. Twiter : @ festival teluk
3. Email : festival teluk maumere2016@gmaill.com

*******

Teluk Maumere pernah menjadi salah satu icon diving dunia pada tahun 1980-an. Kala itu sentuhan Bapak (almarhum) Frans Seda, menghasilkan lomba foto bawah laut tingkat internasional yang berlangsung tiap tahun di Taman Wisata Laut (TWL) Teluk Maumere. Hal ini karena fakta adanya aneka jenis terumbu karang indah tempat beragam-ragam spesies ikan serta biota laut lainnya yang terdapat dalam kawasan TWL Teluk Maumere.

Sayang, di tanggal 12-12-1992, gempa tektonik 6,8 SR dan tsunami 8 meter memporak-porandakan surga mungil di Perairan Teluk Maumere itu.

Namun, bencana gempa tektonis itu justru ibarat “menata ulang” kontur landscape bawah laut kita. Hasil pengamatan para penyelam akhir-akhir ini melaporkan, secara struktural, terdapat berbagai patahan dan terciptanya palungan, yang menciptakan kontur bawah laut yang menakjubkan.

Lebih dari itu, perjuangan gigih konservasi terumbu karang selama 20 tahun lebih, sejak 1993 hingga kini, telah membuahkan hasil memuaskan. Di banyak tempat penyelaman (spot diving),terumbu karang bertumbuh-berbunga indah dalam aneka jenis dan warna serta ukuran, membentuk taman laut elok dengan aneka ikan hias khas.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Penenun Sikka Pecahkan Rekor MURI, Menyongsong FTM 2016

Pecah Rekor MURI/Koleksi Disbudpar Sikka
Kabupaten Sikka, NTT berhasil menciptakan rekor menenun terbanyak di Indonesia. Tercatat ada 1.321 penenun berasal dari Lima Etnis Kabupaten Sikka.yang ikut gala tenun di halaman Kantor Bupati Sikka, Jalan Eltari. Museum Rekor Indonesia (MURI) turut hadir mencatat kegiatan tersebut sebagai rekor penenun terbanyak di Nusantara.

Pagelaran Tenun Ikat Sikka Serentak dan terbanyak diikuti gelaran Pemakai Busana Tenun Adat Sikka Terbanyak merupakan salah satu bagian dari berbagai kegiatan dalam rangka menyongsong kegatan akbar Festival Teluk Maumere 2016 yang diadakan Pemkab Sikka melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka..

Bupati Sikka, Drs. Yos Ansar Rera, saat menyampaikan sambutan di awal kegiatan mengatakan Tenun ikat Sikka bukan hanya selembar hasil kerajinan para perempuan Sikka dan tidak saja sebentuk buah karya peradaban warisan leluhur. Ia mengatakan Tenun ikat Sikka adalah juga sebuah karya filsafat.

"Sebagai misal motif “Dala Mawa Rani”, melambangkan Yang Transenden, yang dalam agama animistis lokal disapa hormat Ina Nian Tana Wawa Ama Lero Wulan Reta, yang dalam agama-agama wahyu disebut Tuhan," jelas Bupati.

Di samping itu, kain tenun ikat Sikka pun memiliki makna kultural sebagai mahar dalam adat perkawinan.

Ia pun digunakan sebagai tonggak penanda periodisasi perkembangan manusia, khususnya kaum perempuan. Ada sarung tenun ikat dengan bentuk dan gambar yang dipakaikan pada para gadis, ada yang diperuntukkan bagi wanita yang baru menikah, dan adapula khusus untuk perempuan sepuh. Maka boleh dikata, tenun ikat Sikka, adalah jiwa Kabupaten Sikka, demikian Bupati Ansar Rera.

Hadir dalam kegiatan akbar pemecaan rekor MURI tersebut yakni Ibu Hajah Mufidah Jusuf Kalla, Presiden ke-V Megawati Soekarnoputri bersama rombongan, Ibu-ibu Organisasi Aksi Era Kabinet Kerja, Pimpinan dan Anggota DPRD Kab. Sikka, Anggota FORKOMPIMDA Sikka, Tim Musium Rekord Indonesia (MURI), Tim KATALIA Jakarta serta warga Kabupaten Sikka.

Rekor dari MURI utk Kabupaten Sikka diterima Bupati Ansar Rera

Fashion Show dengan busana Tenun Sikka

Gubernur NTT dan Ibu Mega, Ibu J. Kall dan Bupati Sikka

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Bonus 400 Juta untuk Punggawa PERSAMI

Foto Cucun Sunarya/Persami Usai Kalahkan Perse Ende di Final,
Menunggu selama 31 tahun, akhirnya tim kebanggaan warga Kabupaten Sikka, Persami FC berhasil merebut kmbali Piala Eltari. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi prestasi pertama dan tertinggi dari Pelatih Persami Fredddy MBW. Lewat sentuhan dinginnya Freddy berhasil membalikan prediksi pecinta bola NTT. Kalah di partai pembuka melawan Sumba Barat Daya, ia kemudian membawa Persami terus memenangi laga demi laga hingga di partai puncak menjungkalkan PERSE Ende 2:1.

Kemenangan Persami kian lengkap setelah Andreas Ado merengkuh gelar Pemain Terbaik. Persami juga menorehkan dukungan suporternya bernama Persami Mania yang berpi-api hingga usai Eltari.. Suporter yang lahir setelah Persami menderita kekalahan dari SBD menjadi buah biir masyarakt bola NTT. Untuk pertama kali suporter bola NTT melakukan dukungan postip dengan menyanyi dan beratraksi sepanjang pertandingan. Sesuatu yang hilang selama 27 gelaran Eltari di NTT! seru!

Keberhasilan tim Persami mendapat apresiasi dari Pemda Sikka dan DPRD Sikka. Dari gedung dewan diperoleh kabar Pemda dan Dewan menyetujui pemberian bonus dari warga Kabupaten Sikka untuk para punggawa. Dana sebesar Rp 400 juta digelontorkaan bagi Persami. Rp 400 Juta tersebut digelontorkan untuk 35 orang terdiri dari Pemain, Official, manager dan Pelatih.

Bonus lain adalah memberi kesempatan utk menjadi karyawan di Pol PP utk yang berminat.
Termasuk yg akan diapresiasi adalah atlit karate 2 orang, taekwondo 2 orang, dan 1 atelet silat masing2 menrima bonus Rp 10 juta.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Friday, 6 November 2015

TENUN IKAT SIKKA PECAHKAN REKOR MURI


Festival Tenun Ikat Sikka 2015, Pemecah Rekor MURI Terbanyak 2015 Bagi seluruh warga Kabupaten Sikka dibuka kesempatan seluasnya untuk mengikuti rangkaian kegiatan pada Festival Tenun Ikat Sikka di Maumere, 10 hingga 11 November 2015. Tempat Pendaftaran: Kantor Deperindag Kabupaten Sikka (Ibu Megi 085253455874), Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka, Dekranasda Kab. Sikka, Jaya Baru, Jln Ahmad Yani (Ibu Sherly 081 339 062 999), Salon Gemini, Jln Baru ( Ibu Yuliana Daton 081 339 417 909),


Gratis alias tidak dipungut biaya pendaftaran...
Kegiatan Berupa:





A. Tanggal 10 NOVEMBER 2015
Pukul 09.00 - 13.00 Wita. Seminar Rias Wajah Pengantin Modifikasi Sikka dan Ceramah Kepribadian tampil anggun dan cantik bertempat di Aula Mardiwiyata, SMPK Frater, Jalan Kimang Buleng No 3 Maumere.

@Pukul 13.00 - 14.00 Wita
Pengarahan Peserta Festival Busana Tenun Ikat

@Pukul 16.00
Persiapan peserta pengrajin tenun pemecah rekor.

B. Tanggal 11 NOVEMBER 2015

@Pukul 08.00 - 14.00 Wita
Pembukaan Festival Tenun Ikat Sikka dan Pegelaran Pengrajin Tenun Ikat Sikka 500 Peserta. – Rekor MURI Tenun Ikat Sikka (Proses Menenun 500 orang secara bersama-sama)
- Rekor MURI memakai Busana Tenun Ikat Terbanyak
- Lomba Busana Tenun Ikat Sikka

@Pukul 14.00 - 17.00 Wita
Dilanjutkan Penyerahan Piagam MURI di Lapangan Kantor Bupati Sikka - Pameran Budaya-Tenun Ikat, Kerajinan dan Aneka Makanan Lokal Sikka

Penampilan Lomba Busana Tenun Ikat Pemecah Rekor MURI,
-Kelompok Anak-anak 3-8 Tahun
Kelompok Anak-anak 9-17 Tahun
Kelompok Remaja 18 tahun keatas.


@Pukul 17.00 Wita
Penyerahan Penghargaan MURI Tenun Ikat Sikka dan Penampilan busana tenun ikat cantik Terbanyak serta Penyerahan Piagam dan Juara Pemenang Busana Tenun Ikat.

Kegiatan Festival Tenun Ikat Sikka akan berlangsung di Lapangan Kantor Bupati, Jalan Eltari, Maumere.

Fini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sikka dan Asosiasi Ahli Rias Pengantin Modifikasi dan Modern Indonesia.

@Semua Peserta Mendapat Piagam Penghargaan dan Juara Lomba mendapat Piagam dan Piala Bupati.
Selengkapnya...

Monday, 7 September 2015

Baksos dan Trip Wisata dari Berbagai Komunitas

fotografer: Marthen Rudy Duna
Berbagai Komunitas dan perorangan turut hadir pada aksi sosial dan trip wisata yang digelar Komunitas Kaki Gatal bekerja sama dengan pemerintah Kecamatan Magepanda, Minggu (6/9/2015). Aksi ini bergerak dari keprihatinan terhadap wisata pantai Wairi'i dan Pantai Kajuwulu yang mulai ditebari racun sampah. Kadang pengunjung lupa setelah menikmati pantainya yang indah melanjutkan dengan meninggalkan sampah-sampah yang berserakan.

Ide memungut sampah dipadu trip wisata mendapat respon baik dari pemuda Maumere dan Sekcam Magepanda Edmon Bura. Hanya dalam waktu dua hari persiapan diadakan langsung digelar.

Iringan motor dimulai dari Cafe Sonia dan terus beranjak menuju pantura. Kurang lebih 100-an sepeda motor beranjak rapi dalam dua barisan.

Para komunitas dan perorangan yang hadir sebagai berikut: 
 Komunitas Interisti (Inter Milan Maumere), Milanisti, Barcanolista, Madridista), Komunitas Epak Apar, Komunitas Sant'Egidio Mof, organisasi PSHT (persaudaraan setia hati terate), fotografer Marthen Rudy Duna, Mphy Lamanepa, Will Ero, Boby Salva dan lainnya, para pemuda dari HIMMAM (Himpunan Mahasiswa Maumere Makasar) yg turut serta terlibat dalam aksi baksos dan pengawasan saat diadakan trip adventure.

Mendapat dukungan dari berbagai pihak, bakti sosial dipadu trip wisata akn terus bergulir di berbagai wilayah di Kabupaten Sikka.
Selengkapnya...

Berbagai Komunitas Dukung Trip Wisata dan Bakti Sosial Berikutnya

Foto:Bertyn Pareira
Berbagai Komunitas pemuda yang mengikuti kegiatan Bakti Sosial dipadu trip wisata mengaku senang serta mendukung kegiatan tersebut diadakan kembali. Trip wisata dan Bakti Sosial pada Minggu (6/9/2012) yang diadakan Komunitas Kaki Gatal sengaja mengajak berbagai komunitas dan perorangan membersihkan sampah di dua pantai wisata yakni Wai Ri'i dan Pantai Kajuwulu. Di hari minggu/libur kedua pantai ini dipenuhi sampah bawaan pengunjung. Pembershan sampah dipadu wisata petualang sungguh menantang para peserta.

Kegiatan dimotori Komunitas Kaki Gatal didukung pemerintah Kecamatan Magepanda. Trip wisata yang ditawarkan yakni wisata adventure Bukit Kolsia serta Wisata Rohani di Bukit Maria Tabaleta Kolsiia.

Kepada inimaumere.com para peserta mengaku puas meski cuaca begitu panas. Mereka juga mendukung trip wisata dan bakti sosal lainnya.

Sekitar 100-an sepeda motor berhasil menembus adventure Bukit Kolisia. Pemandangan yang menakjubkan dimana barisan sepeda motor dengan berbagai atribut dan bendera komunitas bergerak beriringan.

Sampai diatas bukit berlatar keras menakjubkan, kelapa muda dari Sekretaris Kecamatan Magepanda, Edmon Bura sejenak menghilangkan rasa haus dan dahaga.

Aksi sosial para komunitas mengusung slogan LISA = Liat Sampah Ambil !!



www.inimaumere.com
Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---